4G LTE di Indonesia Masih Basa-basi



Sejumlah operator telekomunikasi di Indonesia sudah memanaskan hawa pertempuran dengan menghadirkan jaringan konektivitas generasi keempat (4G) berbasis LTE. Kendati generasi terbaru, kecepatan internet di Tanah Air nyatanya masih basa basi.



Diungkapkan oleh Division Head Data Service Product Marketing Indosat, Joko Riswadi, bahwa Indosat memang sudah mengkomersialkan layanan 4G LTE melalui pita frekuensi 900 Mhz. Namun nyatanya itu belum maksimal.

"Tapi, pelanggan enggak akan merasakan experience-nya," tuturnya di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Seperti diketahui, Telkomsel, XL dan Indosat menjalankan 4G LTE di pita frekuensi 900 Mhz. Indosat sendiri mengalokasikan 5 MHz untuk menjalankan 4G LTE yang maksimal hanya bisa 35 Mbps. Kecepatan bisa dimaksimalkan andai saja nanti 4G LTE bisa berjalan di 1.800 MHz.

Kementerian Kominfo sendiri memberi izin 4G LTE bisa berjalan di frekuensi 1.800 setelah empat operator yang mendiaminya diatur secara berdampingan, kemudian melakukan tata ulang baru teknologinya dinetralkan.

Indosat, kata Joko, akan menindaklanjuti kesepakatan antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dan operator dengan melakukan penataan ulang kanal di frekuensinya. Tapi agar dampaknya tak terlalu besar, penataan ulang itu dilakukan terlebih dahulu ke kawasan timur Indonesia.

"Jadi kapan Indosat masuk ke LTE di 1.800 Mhz?" kata Joko. "Prosesnya masih panjang."

Soal kesiapan terjun ke layanan 4G LTE, ujar Joko, Indosat sudah siap. Bahkan mereka sudah menguji kesanggupan jaringan Indosat. Tapi itu belum menjadi perhatian. "Kami mau memaksimalkan 3G," ujarnya.

Joko mengatakan pihaknya sedang melakukan modernisasi jaringan di 23 kota besar di Indonesia. Lombok adalah satu dari ke-23 kota itu.

Jaringan dioptimisasi sehingga siap dengan fitur kecepatan akses sampai 42 megabita per detik (Mbps). Jaringan ini juga disebut sudah mendukung fitur HD voice.

Dengan teknologi kecepatan akses seperti itu, Wasis Sulaiman, Head of Region East Java & Nusa Bali menjamin yang dirasakan 63,2 juta pelanggan (naik dari 59,6 juta pada 2013) adalah: akses Youtube tanpa putus, download cepat, koneksi stabil dan coverage luas. (*CNN)

Sumber: http://web.atjehcyber.net/2015/05/data:blog.url#ixzz3Zda2QWLK
Follow: @atjehcyber | fb.com/atjehcyberID
0 Blog Comments
Tweets Comments
Facebook Comments

0 komentar:

Poskan Komentar