Mengenal Fungsi Kabel pada Gadget


PERANGKAT elektronik tentu tidak dapat dilepaskan dari berbagai macam kabel, baik itu kabel untuk melakukan charging maupun transfer data.

PERANGKAT elektronik tentu tidak dapat dilepaskan dari berbagai macam kabel, baik itu kabel untuk melakukan charging maupun transfer data.


Karena itu, ada baiknya kita mengetahui apa saja fungsi-fungsi kabel yang banyak digunakan di pasar saat ini. Nah, berikut beberapa di antaranya: Universal Serial Bus (USB) Teknologi ini sudah sangat lama. Sudah ada sejak 1996. Namun, belum ada yang bisa menggantikan popularitasnya. Inilah kabel penghubung utama berbagai perangkat, baik itu ponsel, printer, mouse, hingga HDD, ke komputer. Namun, yang harus diketahui adalah bagaimana USB memiliki beberapa tipe berbeda, yakni Micro USB, Mini USB, USB tipe A, USB tipe B, dan USB tipe C.

Tipe A merupakan versi USB paling umum. Konektornya berukuran kuku jari dan biasanya dihubungkan ke PC. Tipe B biasa dipakai untuk menghubungkan perangkat seperti printer. Mini USB masih dipakai oleh perangkat seperti kamera. Sementara, Micro USB kini jadi konektor standar untuk smartphone Android dan aksesorinya. Tipe C mungkin asing. Kabel ini didesain untuk menggantikan tipe A, tapi perangkatnya baru muncul pada tahun ini.

Apple Lightning

Kabel ini diperkenalkan bersamaan dengan dirilisnya iPhone 5 pada September 2012. Pengguna aksesori kabel Lightning palsu atau tidak resmi harus hati-hati karena bisa berisiko merusak ponsel. Salah satu cara untuk mengenali kabel palsu adalah lewat logo Mfi di kemasannya. Kabel Lightning asli memiliki tulisan “Designed by Apple in California Assembled in China” yang dicetak di kabel dengan panjang 17,78 cm. Ciri kabel asli terdapat delapan emas batangan kecil (pin) di setiap sisi ujungnya. Lightning dipergunakan dalam produk iPhone 5 dan 6; iPad 2, Air, dan mini; iPod generasi keempat dan kelima; dan iPod Nano generasi ketujuh.

Appel 30-Pin

Apple 30-pin merupakan konektor lama yang dipakai untuk iPod, iPhone 4 dan 4S, serta iPad 2. iDevices ini dibuat sebelum 2012 dengan ciri ujungnya persegi setengah inci dengan 30 pin yang terlihat seperti gigi-gigi kecil. Saat ini Apple tidak lagi menjual Apple 30-pin.

Samsung 30-pin

Samsung ternyata sempat merilis kabel 30-pin yang berfungsi untuk charging dan transfer data tablet Galaxy. Kabel ini hampir identik dengan kabel Apple 30-pin. Namun, kabel Samsung memiliki 30 gigi pin di sepanjang bagian dalam dan masuk ke dalam soket dengan satu klik. Perbedaan halus di sisi masing-masing konektor membuat mustahil bagi kabel Samsung menjadi perangkat Apple, atau sebaliknya.

Thunderbolt


Kabel generasi terbaru yang didesain untuk transfer data lebih cepat. Thunderbolt keluaran Apple ini diklaim dapat mentransfer dua sampai tiga kali lebih cepat dari USB 3.0 dan lebih dari 20 kali lebih cepat dibanding USB 2.0. Namun, konektor persegi kecil dengan alur pusat dan berlekuk sudut ini tidak terlalu populer.

VGA, DVI, Display Port

Ketiga kabel yang sangat berbeda berbagi tujuan yang sama mentransfer gambar dari komputer ke layar. Biasanya berada di belakang komputer. Kabel VGA telah ada sejak display masih terbuat dari tabung sinar katoda. Digital Visual Interface (DVI) dirancang untuk menggantikan VGA, tapi tidak pernah berhasil. Display Port digunakan untuk transfer audio serta video berdefinisi tinggi. Namun, kalah dengan kabel HDMI.

Kabel HDMI

Kabel standar untuk mengalirkan audio dan video berdefinisi tinggi ke layar datar. Misalnya HDTV, monitor komputer, hingga camcorder. Khusus untuk TV 4K, sudah ada kabel HDMI 2.0 yang diklaim lebih cepat 4 kali lipat dibandingkan versi lama.

0 Blog Comments
Tweets Comments
Facebook Comments

0 komentar:

Poskan Komentar